PEACE-SANTREN, PESANTREN KILAT UNTUK PERDAMAIAN

157

Sebanyak kurang lebih 150 orang  Santri dan Santriwati SMK Cordova – Pondok pesantren Ummul Quro’ – PMH Al- kautsar Kajen Margoyoso Pati  pada 9/6/17 mengadakan Pesantren Kilat Bertema Pematangan Nilai-nilai Perdamaian yang dikemas dalam kegiatan Peace-Santren.

Acara pesantren kilat Peace-Santren tersebut dilaksanakan selama 15 hari  diisi pemantapann fiqih ubudiyah, tahsiinut tilawah, pengenalan nilai-nilai dasar perdamaian dan anti kekerasan melalui pengajian, training dan permainan. Nilai-nilai perdamaian tersebut seperti keberagamaan, memerangi ungkapan kebencian, rantai kasih sayang dan toleransi. Selama Pesantren Kilat mereka juga mengkaji hadist-hadist perdamaian dari kitab kumpulan hadist-hadist pendek.

Menurut Muhammad Niam, Kepala Sekolah SMK Cordova dan Pembantu Pengasuh Pesantren PMH Al-Kautsar, nilai-nilai perdamaian dan anti kekerasan harus dijadikan salah satu tujuan pendidikan di lingkungan pesantren. Kurikulum Perdamaian dan anti kekerasan perlu dikembangkan di lingkungan pesantren. Dewasa ini ada beberapa pesantren yang dituduh terlibat kegiatan terorisme. Anggapan tersebut harus diluruskan melalui kegiatan-kegiatan seperti Peace-Santren ini, tambahnya.

Para peserta pesantren kilat Peace-Santren tampak sangat antusias dan gembira karena kegiatan-kegiatan dikemas dalam bentuk permainan-permaianan, outbond, hiburan dan  aktivitas-aktivitas ice breaking oleh para instruktor dari Komunitas Peace-Santren.  Komunitas Peace-Santren yang merupakan wadah santri-santri alumni Sekolah Perdamaian Peace Promotion Institute Mathaliul Falah, Pati Katengs. Komunitas ini mengembangakan modul-modul training nilai-nilai perdamaian dan anti kekerasan serta sering mengadakan training untuk sekolah-sekolah dan lembaga keagamaan di lingkungan Nahdlatu Ulama Pati.